Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Psikologi Trading

Kesalahan fatal: ingin mendapatkan uang dengan cepat

Apa yang salah dengan ingin mendapatkan uang dengan cepat?Memang tidak ada yang salah, menghasilkan uang dengan cepat itu bagus, itu tujuan banyak orang, termasuk saya.Tapi jika itu diaplikasikan dalam trading forex spot, ini akan menjadi masalah.Biarkan saya memberi tahu kepada Anda mengapa itu bisa terjadi.Market forex tidak dapat dikendalikan oleh retai trader seperti Anda dan saya.Hei, ingat, kita ini retail trader, yang tidak dapat menggerakan market.Market akan bergerak sesuai hukum permintaan dan penawaran dalam jumlah besar, dan itu adalah pekerjaan para BigBoys.Sebagai retail trader, kita sebaiknya mengikuti apa yang dilakukan oleh bigboys. Itulah mengapa ada quote "follow the trend, trend is your friend".Trend diciptakan oleh institusi besar (bigboys) dengan transaksi dalam jumlah besar dan modal yang besar. Jadi merekalah yang menciptakan trend, kita ngikut saja.Lalu apa kaitannya dengan "mendapatkan uang dengan cepat?"Di bisnis lain, misalnya Anda berju…

Indikator terbaik untuk trading

Kesalahan fatal trader pemula adalah “mencari indikator terbaik untuk trading forex dan berharap 100% win”.Itu adalah mindset yang akan membawa trader kedalam jurang kebangkrutan.Semua indikator itu baik.Tugas seorang trader bukanlah mencari indikator terbaik, tapi mengamati perilaku indikator terhadap pergerakan harga.Jika pada teknik price action kita mengamati perilaku harga, maka pada penggunaan indikator kita mengamati perilaku indikator kepada gerak harga.Ingat, jangan memaksakan harga untuk mengikuti gerak indikator, jangan berharap harga akan nurut sama indikator.Trader hanya mencari peluang saja. Bukan mencari kepastian.Sekali lagi saya tekankan bahwa semua indikator itu baik. Hasil dari penggunaan indikator sangat tergantung kepada trader itu sendiri.Seperti apa yang dikatakan oleh pelatih saya, bahwa indikator ibarat peralatan pada tukang kayu.Ada palu, gergaji, pahat, siku, dll.Dari peralatan diatas, mana yang paling baik?Jawabannya tentu saja tergantung si tunkang kayu ma…

Tidak menghitung risiko: yang membuat mental trader ambruk

Trading forex adalah soal melindungi modal agar tidak terkuras.Jika tidak menggunakan laverage, maka soal risiko tidak terlalu ketat, tapi jika trading menggunakan laverage maka risiko adalah hal utama yang harus diperhatikan.Jika hanya fokus kepada profit, maka akan memicu trader untuk open posisi dengan volume (lot ) besar agar keuntungan juga besar.Masalahnya, jika trading menggunakan laverage, maka bukan hanya keuntungannya saja yang besar, tapi risikonya juga besar.Modal Anda hanyalah sebagai jaminan untuk menahan kerugian saat posisi Anda floating loss.Saat kerugian besar, maka secara naluriah akan menyebabkan trader membuka posisi berdasarkan balas dendam.Hal itu sangat buruk karena keputusan yang diambil berdasarkan emosi, bukan akal sehat.Semua akan berbeda jika menggunakan pendekatan meminimalisir risiko.Setiap kali akan membuka posisi, hitung dulu berapa maksimal risiko yang dapat Anda toleransi. Lalu sesuaikan volume trading Anda.Perlu diingat bahwa seriap analisa memiliki…

Penyakit newbie: Selalu ingin membuka posisi tanpa alasan yang jelas

Belum ada signal untuk entry, tapi kebelet kepingin open posisi?Kalau kebetulan floating profit, maka dengan bangganya langsung screenshoot dan posting di grup trading yang ramai. “Lihat nih posisi saya” begitu dalam hatinya.Kalau pas floating minus, “kenapa tadi saya open posisi ya?”Unik memang apa yang dilakukan trader newbie ini.Sering kali tiba-tiba ingin lihat chart, lalu kebelet open posisi tanpa alasan.Tapi memang begitulah trading, yang sulit itu bukan cara open posisinya. Yang sulit itu justru menahan diri supaya tidak open posisi tanpa alasan.Trader profesional tahu akan hal itu, maka dia membuat trading rule untuk dirinya, dia mematuhi trading rule tersebut.Dia juga tidak akan membuka posisi tanpa trading rule yang sudah dibuat sebelumnya.Trader profesional adalah trader yang sudah berhasil menguasai dirinya sendiri.Mereka sadar bahwa mereka tidak dapat menguasai market, dan tentu lebih mudah menguasai diri mereka sendiri ketimbang harus menguasai market.Maaf, kita sedang m…