Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengapa mindset trading berdampak besar pada kesuksesan trader?



Ini bukan materi baru.

Soal faktor Mindset pada materi belajar Trading Forex itu sudah dibahas berkali-kali. Bahkan Anda bisa menemukan ribuan artikel di Google tentang materi ini.

Sayangnya, saya belum menemukan artikel yang membahas mengenai Mindset Trading Forex dan kaitannya dengan psikologis trading.

Bahkan sering kali banyak materi yang tertukar diantara dua kategori ini.

Tapi, ini bukanlah materi yang diperdebatkan, toh ini hanya anggapan saya saja, berdasarkan pengalaman menekuni Trading Forex Online.

Oke, kita masuk saja ke materi kita kali ini.

Apa yang  Dimaksud dengan Mindset?

Jika diterjemahkan dengan bebas, maka Mindset = Pola Pikir.

Lebih jelasnya lagi, mindset ini membahas pola pikir Anda, atau apa yang ada di dalam pikiran Anda ketika mendengar sesuatu.

Misalnya, apa yang Anda pikirkan jika mendengar ide "membangun bisnis sendiri"?

Coba perhatikan perasaan Anda!

Apa merasa bersemangat? Atau justru merasa ngeri?

Jawabannya akan sangat tergantung bagaimana mindset/pola pikir yang mungkin sudah terbentuk dalam pikiran Anda.

Jika Anda dibesarkan dalam lingkungan pengusaha, maka ide "membangun bisnis sendiri" lebih memberikan efek menantang ketimbang menakutkan.

Namung bila dibesarkan dalam lingkungan karyawan, maka "membangun bisnis sendiri" akan menjadi hal yang cukup menakutkan, karena berurusan dengan risiko.

Mengapa mindset trading berdampak besar pada kesuksesan trader?


Pada gambar di atas, kita melihat perbedaan  yang jelas. Mindset ini lah yang akan menjadi titik awal perjalanan seseorang dalam hal apa pun.

Mindset juga faktor yang sangat menentukan keberhasilan seseorang dalam memulai sesuatu. Karena mindset akan mempengaruhi tindakan, dan selanjutnya hasil dari tindakan ini akan berpengaruh kepada psikis dan psikologis.

Hubungan Antara Mindset, Tindakan, dan Efek Psikologis.

Ketika seorang trader memiliki mindset yang negatif, maka akan membuatnya melakukan tindakan yang cenderung negatif, lalu mendapatkan hasil yang cenderung negatif, dan akan menerima efek psikis dan psikologis yang negatif juga.

Kita ambil mindset paling populer; "Trading cara cepat mendapatkan uang". Dengan mindset ini, maka trader akan cenderung menggunakan metode yang memungkinkan untuk cepat mendapatkan uang, salah satunya dengan hajar lot.

Memang benar, hajar lot kalau profit akan mendapat untung besar, masalahnya... tidak ada satu trader pun yang tidak pernah loss, bahkan trader profesional pun akan tetap mengalami loss, hanya saja mereka menggunakan money menagement yang ideal, sehingga loss mereka terukur dan tidak membuat kehabisan dana atau MC.

Lain halnya kalau hajar lot, ketika mengalami loss, maka trader akan mengalami tekanan mental ketika melihat floating loss pada account tradingnya, yang membuat makan tak enak dan tidur tak nyeyak. Bawaannya kepingin lihat chart terus.

Akhirnya  ketika benar-benar loss, munculah efek psikologis balas dendam... "duit gue harus balik pada transaksi berikutnya". Yang sering kali, bukannya balik, malah loss beruntun karena open posisi tidak menggunakan akal sehat.

Akhirnya trader akan merasa gagal, merasa bodoh, dan secara psikis mulai terserang, mulai mukannya terlihat masam, cemberut, pergaulan dengan orang lain menjadi tidak sehat karena emosi kehilangan uang.

Sampai disini, balas dendam belum selesai. Trader mulai mencari metode yang 100% win untuk mengambil kembali uang mereka yang kemarin diambil oleh market.

Bahkan ada yang sampai beli-beli indikator yang "katanya" holly grail atau 100% profit dan tidak pernah loss. Bahkan bisa profit Ratusan % dalam sebulan.

Setelah mencoba berbagai macam indikator, ternya hasilnya sama saja.

Itu baru efek dari satu mindset. Kabar buruknya, ada banyak mindset keliru yang sudah terlanjur diyakini oleh banyak trader.

Kabar baiknya, mindset bisa dirubah.

Cara merubah mindset.

Saat kita baru lahir, mindset kita belum terbentuk, dan ketika kita bertumbuh, mindset dibentuk oleh lingkungan tempak kita menghabiskan waktu.

Waktu kecil, kita suka bermain kotor-kotoran. Ketika bertumbuh, semakin dewasa, semakin sering ditanamkan mindset bahwa kotor itu jorok. Dan... akhirnya masuk ke alam bawah sadar bahwa kotor itu jorok, mulailah kita menghindari yang kotor-kotor.

Dulu, kalau habis berantem sama teman, sampe pukul-pukulan, paling lama satu hari sudah baikan lagi, besoknya sudah main bareng lagi. Tapi coba sekarang Anda beratem sama teman Anda sampai pukul-pukulan, bisa jadi baikannya setahun kemudian, itu pun kalau baikan. Itu karena dulu mindset kita masih bersih, belum ada ego, tapi ketika tumbuh besar, mindset kita mulai terpengaruh oleh lingkungan, dan tindakan kita pun berubah.

Untuk merubah mindset tersebut, maka tidak ada jalan lain kecuali menanamkan mindset baru secara terus menerus hingga mengakar ke alam bawah sadar kita.

Cara paling mudah untuk melakukan itu adalah dengan merubah lingkungan tempat kita menghabiskan waktu.

Sederhananya, jika kita setiap hari bergaul dengan pencuri, maka lama-lama kegiatan mencuri itu akan menjadi biasa-biasa saja untuk kita.

Jika kita bergaul dengan orang yang suka beramal, maka lama-kelamaan mindset seorang dermawan itu akan menular dan dapat diterima oleh alam bawah sadar kita.

Saya pribadi, ketika ingin merubah mindset, yang saya lakukan adalah exit dari grup-grup trading yang kurang positif, dan masuk ke grup-grup trading premium. Tidak jarang masuk ke grup itu harus bayar. Tapi suasananya beda, member grup-grup premium kebanyakan adalah orang-orang yang memang ingin belajar, buktinya mereka mau membayar, itu salah satu bukti keinginan yang kuat untuk berlajar.

Tapi bukan berarti setelah mengganti lingkungan lalu seketika mindset kita berubah. Tidak semudah itu ferguso. Saya sendiri membutuhkan waktu satu tahun lebih untuk pikiran saya bisa menerima mindset baru.

Semakin sering Anda menghabiskan waktu dengan orang-orang yang telah berhasil, maka Anda akan kecipratan berhasil, capat atau lambat.

Saya telah merangkum beberapa mindset trader sukses yang menjadi panutan banyak trader lainnya.

Tapi saran saya, Anda tetap harus mencari grup-grup premium itu, segera rubah lingkungan Anda, karena ketika mindset Anda berubah, maka hidup Anda juga berubah.

Mindset mempengaruhi tindakan.
Tindakan mempengaruhi hasil.

Mindset Trader Sukses.

1. Trading sama dengan dagang

Saya sering mendengar mindset ini dari Novry Simanjuntak. Beliau salah satu pelatih saya dalam bidang trading forex online. "Trading sama dengan dagang, lakukan apa yang Anda lakukan dalam dagang, dan jangan lakukan apa yang tidak Anda lakukan dalam dagang"

Ini seperti suatu prinsip yang akan mempengaruhi tindakan kita saat melakukan aktivitas trading. Misalnya, ketika berdagang, kita akan melihat trend produk yang sedang laku, dan kita akan membeli produk itu untuk menjualnya lagi dengan harga yang lebih mahal. Tapi, saat trading forex, sering kali kita membeli pasangan mata uang tanpa menganalisa trend terlebih dahulu. Yang akhirnya posisi kita melawan trend. Tidak heran jika sulit mendapatkan profit.

2. Trading bukan cara untuk mendapatkan kekayaan dengan cepat


Berapa banyak trader memulai karirnya dalam trading forex dengan pikiran bahwa mereka bisa mendapatkan banyak uang dengan cepat dari bisnis ini. Seperti yang kita lihat di mana-mana, mereka akhirnya justru kehilangan uang dengan cepat.

Ketika kita berpikir bahwa trading adalah cara untuk mendapatkan kekayaan dengan cepat, maka kita cenderung membuka posisi dengan volume (lot) besar. Yang ketika profit, akan membuat besar kepada (overconfidence), dan membuka transaksi berikutnya dengan volume yang lebih besar. Sayangnya, sering kali itu hanya keberuntungan, dengan volume transaksi besar, hanya butuh satu transaksi untuk membuat akun trader menjadi Margin Call.

Setelah MC, trader akan mengalami efek psikologis yang sering disebut "balas dendam"; yaitu merasa market harus bertanggung jawab dan mengembalikan uangnya yang telah hilang karena loss. Ini akan memicu open posisi berdasarkan emosi, yang sering kali berujung MC selanjutnya.

Bukannya mendapatkan profit konsisten, justru malah mengalami MC konsisten. Sering deposit dan tidak pernah WD dari profit.

=========================
Jika ada hal penting yang terlewatkan, ingatkan saya melalui kolom komentar, saya akan menambahkannya segera.

Post a Comment for "Mengapa mindset trading berdampak besar pada kesuksesan trader?"