Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2020

Kesalahan fatal: ingin mendapatkan uang dengan cepat

Apa yang salah dengan ingin mendapatkan uang dengan cepat?Memang tidak ada yang salah, menghasilkan uang dengan cepat itu bagus, itu tujuan banyak orang, termasuk saya.Tapi jika itu diaplikasikan dalam trading forex spot, ini akan menjadi masalah.Biarkan saya memberi tahu kepada Anda mengapa itu bisa terjadi.Market forex tidak dapat dikendalikan oleh retai trader seperti Anda dan saya.Hei, ingat, kita ini retail trader, yang tidak dapat menggerakan market.Market akan bergerak sesuai hukum permintaan dan penawaran dalam jumlah besar, dan itu adalah pekerjaan para BigBoys.Sebagai retail trader, kita sebaiknya mengikuti apa yang dilakukan oleh bigboys. Itulah mengapa ada quote "follow the trend, trend is your friend".Trend diciptakan oleh institusi besar (bigboys) dengan transaksi dalam jumlah besar dan modal yang besar. Jadi merekalah yang menciptakan trend, kita ngikut saja.Lalu apa kaitannya dengan "mendapatkan uang dengan cepat?"Di bisnis lain, misalnya Anda berju…

Jebakan trading forex untuk pemula saat pandemic covid-19

Di masa pandemi seperti ini, banyak orang kaget karena dampak dari kebijakan yang terpaksa harus diambil oleh pemerintah untuk memperlambat penyebaran covid-19.Banyak bisnis besar terdampak yang akhirnya melakukan PHK.Banyak karyawan kehilangan pekerjaan.Dan UKM mengalami penurunan omset yang dramatis.Disisi lain, broker atau perusahaan pialang berjangka menggenjot biaya iklannya untuk menangkap peluang ditengah kondisi ini.Trading forex tidak terpengaruh secara langsung oleh pandemi covid-19.Bisnis ini sangat likuid, transaksinya hingga 5 triliun dollar per hari.Banyak Orang tiba-tiba memilih menjadi trader karena dalam aktivitasnya tidak perlu bertemu dengan orang lain dan bisa menjalankan social distancing, tidak perlu kantor, tidak peru karyawan, bisa dilakukan melalui smart phone, dan yang paling diinginkan adalah untuk menghasilkan uang dengan cepat.Marketing broker tahu hal itu, dan mereka menawarkan “kerja dengan gadget dan hasilkan uang dari trading”, kesannya sangat mudah.Be…

Indikator terbaik untuk trading

Kesalahan fatal trader pemula adalah “mencari indikator terbaik untuk trading forex dan berharap 100% win”.Itu adalah mindset yang akan membawa trader kedalam jurang kebangkrutan.Semua indikator itu baik.Tugas seorang trader bukanlah mencari indikator terbaik, tapi mengamati perilaku indikator terhadap pergerakan harga.Jika pada teknik price action kita mengamati perilaku harga, maka pada penggunaan indikator kita mengamati perilaku indikator kepada gerak harga.Ingat, jangan memaksakan harga untuk mengikuti gerak indikator, jangan berharap harga akan nurut sama indikator.Trader hanya mencari peluang saja. Bukan mencari kepastian.Sekali lagi saya tekankan bahwa semua indikator itu baik. Hasil dari penggunaan indikator sangat tergantung kepada trader itu sendiri.Seperti apa yang dikatakan oleh pelatih saya, bahwa indikator ibarat peralatan pada tukang kayu.Ada palu, gergaji, pahat, siku, dll.Dari peralatan diatas, mana yang paling baik?Jawabannya tentu saja tergantung si tunkang kayu ma…

Tidak menghitung risiko: yang membuat mental trader ambruk

Trading forex adalah soal melindungi modal agar tidak terkuras.Jika tidak menggunakan laverage, maka soal risiko tidak terlalu ketat, tapi jika trading menggunakan laverage maka risiko adalah hal utama yang harus diperhatikan.Jika hanya fokus kepada profit, maka akan memicu trader untuk open posisi dengan volume (lot ) besar agar keuntungan juga besar.Masalahnya, jika trading menggunakan laverage, maka bukan hanya keuntungannya saja yang besar, tapi risikonya juga besar.Modal Anda hanyalah sebagai jaminan untuk menahan kerugian saat posisi Anda floating loss.Saat kerugian besar, maka secara naluriah akan menyebabkan trader membuka posisi berdasarkan balas dendam.Hal itu sangat buruk karena keputusan yang diambil berdasarkan emosi, bukan akal sehat.Semua akan berbeda jika menggunakan pendekatan meminimalisir risiko.Setiap kali akan membuka posisi, hitung dulu berapa maksimal risiko yang dapat Anda toleransi. Lalu sesuaikan volume trading Anda.Perlu diingat bahwa seriap analisa memiliki…

Lebih baik trading menggunakan indikator atau tanpa indikator?

Ini adalah salah satu kontroversi abadi antar trader.
Indikator yang saya maksud adalah indikator statistik seperti moving average, stochastic, bolinger band, dan sebagainya.

Alih-alih memanfaatkan, mereka malah cenderung memperdebatkan.
Hanya sedikit trader yang bisa keluar dari lingkaran setan ini.
Kita bisa melihatnya di forum-forum trading, terutama yang gratisan, tentang perdebatan ini sepanjang waktu.
Mereka yang menganalisa tanpa indikator (naked chart), menganggap indikator itu tidak berguna dan cenderung menganggap pengguna indikator itu kurang expert.
Dengan kata lain, mereka yang menganalisa tanpa indikator itu benar-benar expert.
Awalnya saya juga berpikir demikian. 
Sampai pada desember 2018, ketika saya mengikuti coaching Trading Tenang Senang yang dibimbing langsung oleh master trader indonesia Novry Simanjuntak, pola pikir saya berubah.
Indikator adalah alat bantu.
Misalnya saat bencana alam tsunami, kita akan melihat tanda-tanda seperti gempa bumi suara dentuman, hewan-hewan se…

Penyakit newbie: Selalu ingin membuka posisi tanpa alasan yang jelas

Belum ada signal untuk entry, tapi kebelet kepingin open posisi?Kalau kebetulan floating profit, maka dengan bangganya langsung screenshoot dan posting di grup trading yang ramai. “Lihat nih posisi saya” begitu dalam hatinya.Kalau pas floating minus, “kenapa tadi saya open posisi ya?”Unik memang apa yang dilakukan trader newbie ini.Sering kali tiba-tiba ingin lihat chart, lalu kebelet open posisi tanpa alasan.Tapi memang begitulah trading, yang sulit itu bukan cara open posisinya. Yang sulit itu justru menahan diri supaya tidak open posisi tanpa alasan.Trader profesional tahu akan hal itu, maka dia membuat trading rule untuk dirinya, dia mematuhi trading rule tersebut.Dia juga tidak akan membuka posisi tanpa trading rule yang sudah dibuat sebelumnya.Trader profesional adalah trader yang sudah berhasil menguasai dirinya sendiri.Mereka sadar bahwa mereka tidak dapat menguasai market, dan tentu lebih mudah menguasai diri mereka sendiri ketimbang harus menguasai market.Maaf, kita sedang m…

Salah satu perbedaan mencolok antara trader pro dan newbie

"Saya memprediksi harga akan naik sampai level x.xxx"

Begitulah kebanyakan trader menganalisa.
Bukannya menjadi pedagang, malah menjadi peramal.
Saya pertama kali menyadari hal ini ketika membaca tulisan seorang master di sebuah forum trading. Ia adalah silent trader, nama samarannya adalah samibegood.
Saya yakin, untuk trader forex angkatan lama, pasti kenal dengan nama itu.
Ia mengatakan yang kurang lebih begini, salah satu perbedaan trader forex pro dan newbie adalah Reaktif dan Prediktif.
Trader forex pro cenderung reaktif, sendangkan newbie cenderung prediktif.
Maksudnya begini;
Raktif itu menganalisa dengan melihat apa adanya market, berdasarkan apa yang kita lihat.
Sedangkan prediktif itu menganalisa berdasarkan apa yang kita pikir, atau kita inginkan.
Jadi kalau trader pro itu, mereka menganalisa, tarik garis trend, channel, horizontal line, lalu mereka melihat apa yang dilakukan harga di sekitaran garis-garis atau indikator itu. Mereka bertindak berdasarkan apa yan…