Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dalam trading, serakah itu baik adanya, selama berada pada tempatnya


Banyak trader bilang, bahwa trading tidak boleh serakah.

Oke...

Mari kita lihat, selain serakah, apa yang membuat Anda ngotot di depan chart?

Apa yang membuat Anda ngotot deposit walaupun gak pernah WD dan malah MC konsisten?

Saya yakin, semua itu didorong oleh rasa serakah dalam diri Anda.

Sering kali, trading kita menjadi salah karena kita salah dalam mengartikan "serakah" dalam trading.

Dulu, pertama kali saya belajar trading pada seorang trader sesat yang menyesatkan, ia bilang "kalau trading itu jangan serakah, ambil 10 pips saja, jangan banyak-banyak".

Masalahnya... kalau loss itu suka ditahan-tahan sampai puluhan pips, bahkan ratusan pips.

Tentu saja ini ideologi terbalik, kalau profit jangan banyak-banyak, kalau loss... tak terbatas.

Apa ini yang namanya dagang?

Setau saya, dagang itu ya jangan batasi profit, dan tekan kerugian. Lha ini malah persis kebalikannya.

Jadi bagaimana serakah dalam trading?

Menurut pemahaman saya. Ingat, ini menurut pemahaman saya loh ya!

Serakah dalam trading itu kalau kita ingin profit besar, dengan modal yang sangat kecil, sehingga tidak memperhitungkan ketahanan modal (money management), sehingga membuka posisi dengan volume (lot) yang tidak ideal dibandingkan dengan modal.

Naik moto GP 100 cc, tapi cuma bawa bensin 1 liter. KO!

Serakah ingin profit besar itu bagus. Yang kurang baik adalah serakah ingin lot besar dengan modal yang terlalu kecil.

Pernahkan Anda mendengar trader yang sedang melakukan perhitungan trading dengan modal $100, dan akan menjadi $1000 dalam satu bulan?

Ini termasuk serakah.

Buka mata, kawan.

Sudah banyak trader yang seperti itu, yang akhirnya kalah dan tidak pernah menang.

Mereka hanya pernah merasakan deposit tanpa pernah merasakan WD dari profit.

Jangan jadikan profesi ini sebagai jalan cepat menuju kekayaan.

Belajarlah dulu, pahami risikonya, jangan hanya terlena oleh angan-angan kosong.

Note:
Serakah pada tempatnya itu bagus, yang tidak bagus adalah serakah tidak pada tempatnya.
Nafsu pada tempatnya itu bagus, yang tidak bagus adalah nafsu yang diumbar tidak pada tempatnya.

Guru terbaik adalah pengalaman, dan pengalaman terbaik adalah milik mereka yang sudah lebih dulu sukses.

Sebelum membayar ke market, bayarkan dulu kepada mentor Anda.
Jika tidak, maka Anda akan membayar lebih besar kepada market.
Market akan mengajari Anda, tapi sayangnya, tidak banyak orang yang bisa mengambil pelajaran dari kesalahan mereka di market.

Mentor akan membimbing Anda, memberitahukan hal-hal yang berbahaya, dan membawa Anda lebih cepat keapda tujuan Anda.

Jika Anda menemukan hal penting yang belum saya tulis, silahkan ingatkan di kolom komentar, saya akan menambahkannya.

Post a Comment for "Dalam trading, serakah itu baik adanya, selama berada pada tempatnya"