Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips sederhana menentukan level Stop Loss dan Take Profit yang ideal



Mengapa level Stop Loss dan Take Profit harus ditentukan sejak awal?

Trading adalah kegiatan yang menguras emosi. Sering kali, kegagalan mengontrol emosi akan berujung pada kegagalan trading.

Exit point; atau level stop loss dan take profit adalah hal yang sangat penting ditentukan sejak awal, yang berarti, kita sudah harus menentukan level-level tersebut sebelum membuka posisi.

Ketika kita memasuki pasar, maka kita harus tahu kapan untuk keluar. Kegagalan merencanakan hal ini sama dengan merencanakan kegagalan trading kita.

Misalnya; jika tidak menentukan level stop loss sejak awal, maka ketika harga bergerak melawan posisi kita, biasanya kita akan cenderung tidak rela menutup posisi secara manual. Hal ini sering kali membuat kerugian bertambah banyak.

Atau, jika tidak menentukan level take profit sejak awal, maka sering kali kita tidak kuat manahan posisi floating profit terlalu lama, sehingga baru untung sedikit saja sudah close posisi, padahal market masih bergerak sesuai dengan posisi kita.

Dari hal ini lah terjadi pola "takut untung, berani rugi".

Maksudnya; ketika floating profit, trader tidak kuat menahan posisi terlalu lama karena takut harga berbalik. Sedangkan ketika floting loss, justru malah menahan posisi dan berharap harga akan berbalik.

Bukankah itu aneh? Bukankah yang seharusnya dilakukan adalah persis kebalikannya?

Begitulah trading forex mempengaruhi emosi kita.

Yang sering menjadi masalah adalah, menentukan level stop loss dan take profit tidak lah mudah.

Terutama jika menyangkut level stop loss.

Sering kali terjadi, harga berbalik sesuai analisa kita setelah sebelumnya menyentuh stop loss dan posisi kita secara otomatis tertutup. Ini sungguh menyakitkan.

Dan masalah pada level take profit; harga bergerak sesuai analisa kita hingga menyentuh level take profit, dan harga terus bergerak lebih jauh. Ini pun sering kali membuat trader merasa kecewa, karena seharusnya ada keuntungan lebih banyak.

Bagaimana cara menentukan level Stop Loss dan Take Profit yang ideal?

Kita masuk ke pembahasan inti dari artikel ini.

Tidak ada jurus rahasia dalam hal ini.

Jika menyangkut entry dan exit, maka prinsipnya adalah mengacu kepada support dan resistance.

Kita harus masuk di dekat level support dan resistance, dan keluar juga pada level support dan resistance.

Misalnya pada order buy, maka order terbaik adalah pada support, stop loss pada level support di bawahnya, dan take profit pada resistance..

Sebaliknya, pada order sell, maka level terbaik adalah pada resistance, stop loss pada resistance di atasnya, dan take profit pada level support..

Post a Comment for "Tips sederhana menentukan level Stop Loss dan Take Profit yang ideal"